Kita ini kecil. Sangat kecil.
Di antara luasnya langit dan bumi, kita hanya setitik makhluk
yang sering kali merasa paling besar.
Namun di mata Allah, kita bukan hanya kecil.
Kita adalah hamba yang diciptakan dengan penuh kasih.
Diberi hati untuk merasa, diberi akal untuk berpikir, dan
diberi kesempatan untuk kembali, lagi dan lagi.
Kita ini bukan makhluk yang sempurna.
Kita sering salah, sering lalai, sering jatuh pada hal-hal yang
sama.
Namun anehnya, Allah tidak pernah lelah menunggu kita
pulang.
Di mata Allah, kita adalah pendosa yang masih diberi waktu
untuk bertaubat,
Adalah hamba yang meski berkali-kali menjauh, tetap
dipanggil dengan lembut.
Bahkan ketika kita lupa pada-Nya, Dia tidak pernah lupa pada
kita.
Lalu, kita ini apa di mata Allah?
Kita adalah hamba yang diuji, bukan dibenci.
Kita adalah yang dicintai, meski sering mengkhianati.
Kita adalah yang selalu punya jalan pulang, selama masih mau
kembali.
Mungkin kita merasa tidak berharga di dunia.
Namun di sisi Allah, satu doa kecil saja bisa sangat
berarti.
Satu air mata penyesalan bisa
lebih berharga dari dunia dan seisinya.
Jangan pernah merasa terlalu jaug.
Karena sejauh apapun kita pergi,
Allah selalu lebih dekat dari yang kita kira.
Komentar
Posting Komentar